Stadion GBK Berpotensi Ditutup hingga April 2027, Ini Dampaknya bagi Timnas Indonesia dan Persija

4 Min Read
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Foto: Daddynnoob/Wikimedia Commons (CC0).

JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, berpotensi belum dapat digunakan untuk pertandingan sepak bola hingga akhir April 2027. Pengelola masih melakukan pemulihan dan evaluasi teknis terhadap kondisi rumput lapangan sebelum memastikan stadion tersebut siap kembali menggelar pertandingan.

Kondisi ini berpengaruh terhadap agenda sepak bola nasional, terutama Timnas Indonesia yang dijadwalkan menjalani FIFA Matchday pada November 2026 dan Maret 2027. Persija Jakarta juga perlu menyesuaikan penggunaan stadion kandangnya selama proses pemulihan berlangsung.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi A. Kusumo, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah SUGBK sudah bisa digunakan untuk agenda FIFA Matchday pada Maret 2027.

Menurut Rakhmadi, pengelola tidak ingin memberikan kepastian sebelum kondisi lapangan benar-benar memenuhi standar yang dibutuhkan untuk pertandingan internasional.

Berdasarkan kajian tim teknis, akhir April 2027 menjadi target waktu yang dinilai paling aman agar kualitas rumput kembali optimal.

Meski demikian, kemungkinan stadion digunakan lebih awal masih terbuka apabila proses pemulihan berjalan lebih cepat dari perkiraan.

Timnas Indonesia Berpotensi Jalani FIFA Matchday di Luar Negeri

Belum tersedianya SUGBK untuk pertandingan internasional turut memengaruhi persiapan Timnas Indonesia menghadapi agenda FIFA Matchday.

Pada November 2026, Timnas Indonesia direncanakan menjalani dua pertandingan persahabatan tandang selama periode jeda internasional, yang berlangsung pada 9–17 November.

Rencana awalnya, PSSI mempertimbangkan kawasan Timur Tengah sebagai lokasi pertandingan. Namun, situasi geopolitik di kawasan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan tujuan perjalanan tim.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan keselamatan pemain menjadi perhatian utama dalam menentukan langkah selanjutnya.

Ia mengatakan PSSI perlu berkoordinasi dengan pemerintah sebelum mengambil keputusan mengenai rencana pertandingan tersebut.

Erick juga menyebut keputusan akan ditentukan dalam waktu satu hingga dua hari setelah pernyataannya disampaikan.

Dengan demikian, pemilihan lawan dan lokasi pertandingan menjadi bagian penting dari persiapan Timnas Indonesia menjelang agenda internasional tersebut.

Sementara itu, untuk FIFA Matchday Maret 2027, belum ada kepastian apakah SUGBK sudah dapat digunakan. Jika pemulihan belum selesai, PSSI perlu mempertimbangkan stadion alternatif untuk menggelar pertandingan kandang.

Persija Jakarta Mengandalkan JIS sebagai Kandang

Dampak lain dari belum siapnya SUGBK dirasakan Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut sebelumnya mendaftarkan SUGBK dan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai stadion kandang untuk kompetisi Super League musim ini.

Dengan kemungkinan SUGBK belum bisa digunakan hingga April 2027, JIS menjadi alternatif utama bagi Persija untuk menjalani pertandingan kandang selama periode tersebut.

Kondisi ini membuat Persija harus menyesuaikan agenda pertandingan dengan ketersediaan stadion di Jakarta International Stadium.

Berbeda dengan Timnas Indonesia yang mungkin perlu mencari stadion di luar Jakarta untuk pertandingan kandang internasional, Persija masih memiliki alternatif stadion di wilayah ibu kota.

Pengelola Tunggu Evaluasi Kondisi Lapangan

PPKGBK tidak hanya mengelola SUGBK sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga kawasan Gelora Bung Karno yang digunakan untuk berbagai kegiatan kenegaraan, pariwisata, dan hiburan.

Dalam pengelolaannya, Rakhmadi menjelaskan bahwa pihaknya perlu melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Meski terdapat berbagai agenda di kawasan GBK, pengelola menyatakan kepentingan prestasi Timnas Indonesia tetap menjadi salah satu prioritas.

Kepastian mengenai kemungkinan SUGBK digunakan sebelum akhir April 2027 dijadwalkan diumumkan pada Januari atau Februari 2027. Keputusan tersebut akan mempertimbangkan perkembangan pemulihan serta hasil evaluasi kondisi rumput lapangan.

Sampai ada pengumuman resmi, PSSI dan klub pengguna stadion masih perlu menyiapkan alternatif agar agenda pertandingan tidak terganggu.

Share This Article